kesalahan umum penjual di marketplace

Selain belanja online, jualan online juga sudah menjadi tren di Indonesia, termasuk berjualan melalui media marketplace, seperti tokopedia, bukalapak, shopee, dan lain-lain. Barang-barang yang bisa dijual online di marketplace sudah sangat bervariasi . Alasan yang dijadikan dasar oleh penjual online di marketplace biasanya adalah mudah dilakukan dan cenderung lebih aman bagi pihak penjual dan pihak pembeli. Tentu saja, hal ini berdampak semakin banyak penjual dan meningkatkan persaingan antara penjual, sehingga layanan premium yang ditawarkan oleh marketplace (seperti layanan push, gold member, dan lain-lain) sudah menjadi suatu kebutuhan.

Dari hasil pengamatan kami, ada kesalahan umum yang sering dilakukan oleh penjual online di marketplace, yaitu tidak ada manajemen yang baik untuk administrasi data pembeli, terutama nomor handphone. Data pembeli hanya digunakan untuk memastikan barang yang dikirimkan sampai di tujuan dengan selamat, setelah itu tidak disimpan. Sehingga, kesalahan persepsi yang sering dimiliki penjual online di marketplace adalah jika ingin tetap ada order pesanan baru, maka harus tetap menggunakan atau berlangganan layanan premium yang ditawarkan oleh marketplace. Dengan kata lain, penjual online tersebut menjadi sangat bergantung dengan marketplace. Hal ini bisa menjadi masalah, karena harga layanan premium tersebut semakin lama semakin mahal dan tidak mustahil hingga mencapai titik tidak relevan lagi jika dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan dari penjualan barang. Atau yang paling parah, jika marketplace itu tutup karena bangkrut.

Dengan manajemen yang baik untuk administrasi data pembeli, terutama nomor handphone, maka penjual online tersebut bisa mempunyai saluran marketing baru, yaitu sms blast. Strategi ini kemungkinan besar akan berhasil, karena penerima sms blast bukan hanya orang-orang yang mengetahui nama toko dan produk yang dijual, tetapi juga adalah orang-orang yang biasa belanja online dan belanja di toko anda di marketplace. Jika boleh dibandingkan dengan anda yang tidak keberatan menerima email newsletter dari pihak bank penerbit kartu kredit anda atau dari pihak lain, maka seharusnya penerima sms blast tersebut seharusnya tidak akan merasa terganggu dengan sms yang anda kirimkan. Tentu saja, ini sangat bergantung dengan jeda antara sms penawaran yang dikirimkan. Jika ingin “gratis” tetapi butuh usaha lebih, juga bisa blast menggunakan whatsapp. untuk lebih memudahkan, kami menyarankan agar menggunakan applikasi mirroring hp ke pc untuk sms blast (seperti Airdroid) atau menggunakan “whatsapp on pc”.

Konten pesan yang dikirimkan dapat berupa pemberitahuan barang baru, promosi, lokasi pameran atau pop-up store, paket bundling, dan lain-lain. Yang paling penting adalah di akhir pesan yang dikirimkan, jangan lupa menaruh link. Agar ketika mereka membaca pesan anda, diharapkan mereka klik link tersebut dan akhirnya tertarik untuk melakukan pembelian. Link yang dicantumkan sebaiknya menggunakan shorten url BitLy (misalnya http://bit.ly/nama-toko-anda) daripada http://marketplace.com/nama-toko-anda, karena kita bisa mengetahui dan analisa jumlah penerima yang klik link personalisasi yang telah dibuat (setelah melakukan signup di BitLy).

Selain manajemen yang baik untuk administrasi data pembeli, penjual online di marketplace juga sebaiknya mempunyai website ecommerce sendiri. Penjelasan mengenai hal tersebut akan diulas di artikel berikutnya. Semoga artikel ini berguna bagi anda.

Tags :

pemasaran digital outsourcing

Bingung menentukan KPI untuk Digital Marketing? Kami siap membantu mulai dari pengembangan KPI hingga analisa semua laporan digital marketing yang dihasilkan.

Untuk info lebih lanjut, silahkan email kami di training@erudite-indonesia.com atau 021 – 50265628

Tags :

langkah sukses bisnis ecommerce

E-commerce di Indonesia telah berkembang secara signifikan dari tahun ke tahun. Pertumbuhan ini sebagian disebabkan oleh peningkatan jumlah pengguna belanja online. Dan menurut laporan dari beberapa pusat perbelanjaan online, sekitar 70% pembeli online berbelanja di perangkat mobile mereka seperti smartphone daripada komputer desktop. Pertumbuhan pasar e-commerce di Indonesia akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Indonesia adalah salah satu pasar online terbesar di seluruh dunia, dengan 93 juta pengguna online, dan jumlah ini diperkirakan akan tumbuh rata-rata 10% sampai akhir 2020, mencapai lebih dari 130 juta pengguna internet. Di pasar Indonesia yang sedang berkembang, kelas menengah menjadi daya beli utama seiring pendapatan mereka meningkat.
Meskipun industri e-commerce Indonesia telah berkembang, ada banyak ruang untuk pertumbuhan lebih lanjut, karena masih hanya menyumbang kurang dari 1% dari total penjualan ritel Indonesia.

 

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diukur dan diperhatikan agar eCommerce di Indonesia dapat berhasil, yaitu :

1. Return on Investment
Pengembalian Investasi adalah keuntungan bagi investor yang berasal
dari investasi beberapa sumber daya. ROI yang tinggi berarti keuntungan investasi dibandingkan dengan harganya. Sebagai ukuran kinerja, ROI digunakan untuk mengevaluasi efisiensi investasi atau untuk membandingkan efisiensi beberapa investasi yang berbeda.

2. Year Over Year Growth
Tingkat Pertumbuhan Tahun ke Tahun adalah perbandingan statistik untuk satu periode ke periode yang sama tahun sebelumnya. Periode biasanya satu bulan atau seperempat. Tingkat pertumbuhan tahun ke tahun menghitung perubahan persen selama dua belas bulan terakhir.

3. Customer Lifetime Value
Adalah prediksi dari laba bersih yang berhubungan dengan keseluruhan transkasi yang dilakukan oleh pelanggan di masa depan.

4. Average Order Value
Nilai Pesanan Rata-Rata melacak jumlah rata-rata uang yang dikeluarkan setiap kali pelanggan memesan di situs web atau aplikasi seluler. Untuk menghitung nilai pesanan rata-rata perusahaan Anda, cukup bagi total pendapatan dengan jumlah pesanan.

5. Conversion Rate
Rasio Konversi dapat dihitung dengan mengambil jumlah konversi dan membaginya dengan jumlah total klik iklan yang dapat dilacak ke konversi selama periode waktu yang sama.

6. Customer Acquisition Cost
Biaya Akuisisi Pelanggan dapat dihitung dengan membagi semua biaya yangdikeluarkan untuk memperoleh lebih banyak pelanggan (atau yang sering disebut biaya pemasaran) dengan jumlah pelanggan yang diperoleh pada periode uang tersebut dikeluarkan. Misalnya, jika perusahaan menghabiskan $ 100 untuk pemasaran dalam setahun dan mengakuisisi 100 pelanggan di tahun yang sama, Biaya akuisisi pelanggan mereka adalah $1,00.

7. Cart Abandonment Rate
Tingkat Pengabaian Keranjang Belanja adalah perbandingan jumlah keranjang belanja yang ditinggalkan dengan jumlah transaksi yang diinisiasi atau jumlah transaksi yang diselesaikan. Tingkat pengabaian keranjang belanja khusus untuk pengecer online bervariasi antara 60% dan 80%, dengan rata-rata 67,91%.

8. Purchase Intention
Niat Pembelian adalah keinginan pelanggan untuk membeli produk tertentu atau layanan tertentu. Niat pembelian adalah variabel yang bergantung pada beberapa faktor eksternal dan internal.

9. Search Penetration Index
adalah perbandingan tingkat kunjungan situs web yang berasal dari hasil pencarian organik (atau yang sering disebut SEO) dan hasil pencarian berbayar (atau yang sering disebut SEM)

10. Net Promoter Score
Nilai Promotor Bersih adalah indeks yang berkisar antara -100 sampai 100 yang mengukur kemauan pelanggan untuk merekomendasikan produk atau layanan perusahaan kepada orang lain. NPS digunakan untuk mengukur kepuasan keseluruhan pelanggan dengan produk atau layanan perusahaan dan loyalitas pelanggan terhadap merek.

11. Gross Merchandise Volume
adalah istilah yang digunakan dalam ritel online untuk menunjukkan nilai total penjualan untuk produk atau jasa yang dijual melalui saluran pemasaran tertentu selama jangka waktu tertentu.

12. Visitor Satisfaction Index

13. Customer Satisfaction Index

14. Waking-Up Conversion Rate

15. Personal vs. Non Personal Use

Tags :

panduan cara menggunakan instagram

Jika anda belum menjadikan instagram menjadi bagian dari kampanye digital marketing, maka kemungkinan besar anda telah melewatkan kesempatan berharga. Kampanye digital marketing di instagram memang tidak mudah, tetapi layak untuk dicoba. Anda perlu menentukan siapa pengguna instagram yang tertarik dengan produk atau jasa yang anda tawarkan dan mempunyai strategi yang efektif untuk membawakan pesan yang tepat.

 

Berikut ini adalah beberapa tips untuk kampanye digital marketing di instagram:

1. Gunakan Hastag dengan bijak
Perlu diketahui bagi anda yang baru pertama kali menjalankan kampanye digital marketing di media sosial berbagi gambar, perlu dicatat bahwa ada cara yang benar dan salah ketika menggunakan hastag. Gunakan dengan bijak dan pada seharusnya, hastag dapat dengan mudah memberikan jangkauan yang signifikan.
Setiap kali anda posting sesuatu di instagram, kembangkan kebiasaan untuk menggunakan hastag yang relevan di penjelasan gambar atau yang biasa disebut caption. Kombinasikan antara hastag yang sedang populer dan hastag khusus / custom yang sesuai dengan budaya brand. Hindari spamming hastag, karena justru akan merugikan brand anda, lakukan penelitian yg mendalam untuk menetukan hastag apa saja yang relevan dengan brand dan posting anda.
Hastag yang khusus / custom untuk brand anda sebaiknya mudah diingat dan mudah dimengerti, sehingga pengguna instagram mudah menggunakan hastag tersebut di posting mereka. Selain itu, hastag yang khusus / custom sebaiknya konsisten, tidak hanya di instagram tetapi juga di media sosial lainnya.

2. Implementasi dan Analisa
Agar kampanye digital marketing di instagram dapat memberikan pengaruh yang lebih besar, anda perlu melakukan analisa secara terus-menerus hasil yang didapatkan. Anda bisa menggunakan Instagram Analytics untuk mengetahui siapa saja pengikut aktif, siapa saja yang melakukan interaksi, posting mana yang paling populer, jam berapa biasanya pengikut anda lebih aktif.

3. Kolaborasi dengan Influencers di Instagram
Instagram Influencers adalah pengguna instagram yang aktif dan mempunyai pengikut yang banyak. Kolaborasi dengan mereka dapat membuka jangkauan pengikut yang baru, dimana para pengikut tersebut akan mendengarkan Instagram Influencers dengan lebih serius.
Beberapa Instagram Influencers meminta kompensasi dalam bentuk uang, tetapi masih banyak juga Instagram Influencers yang menggunakan sistem barter untuk produk atau jasa yang dipromosikan.

4. Jalankan Kampanye yang Kreatif
Strategi yang paling umum digunakan oleh para pemilik brand di Instagram adalah kampanye yang mengajak pengikut untuk berkontribusi atau yang biasa disebut User-Generated Content (UGC), sehingga konten yang dihasilkan diharapkan relevan dan koneksi yang kuat dengan kondisi yang dialami para pengikut.

 

Selain itu, karena Instagram adalah salah satu media sosial berbagi gambar, maka gambar yang diposting mempunyai peranan yang sangat penting. Berikut ini adalah beberapa ide gambar yang dapat anda posting :

1. Show your products
Tunjukkan koleksi produk yang anda miliki, terutama produk baru atau produk yang jarang ada. Anda juga bisa memperbesar gambar produk dan mengajak pelanggan untuk menebak kira-kira produk apa.

2. Show how it’s made
Ajak pelanggan untuk tahu lebih dalam proses produksi produk kesukaan mereka. Postingan dapat berupa keseluruhan proses atau hanya beberapa proses yang menarik untuk diketahui.

3. Show what your products can do
Terkadang pelanggan tidak mengetahui fungsi suatu produk secara maksimal, ajak mereka untuk menggunakan produk dengan cara baru yang lebih efisien.

4. Show the office and the employees
Tunjukkan sebagian keseharian di kantor, seperti proses pendalaman ide, pelatihan karyawan, makan siang, olahraga dan bermain.

5. Take your customers with you
Menghadiri pameran atau menjadi sponsor sebuah acara? Ajak pelanggan anda untuk mengetahui lebih lanjut mengenai acara tersebut.

6. Share quotes and inspiration
Orang mencari sesuatu yang positif dan membawa inspirasi. Cobalah untuk berbagi gambar dan pemikiran yang unik, dan hindari untuk menggunakan sesuatu yang sering digunakan.

Untuk diskusi atau informasi lebih lanjut, silahkan email kami di seminar@erudite-indonesia.com

Tags :

cara mengatasi komentar negatif di media sosial

Sebagian besar pengguna internet menghabiskan waktu mereka di media sosial. Oleh karena itu, sebagian besar perusahaan mengintegrasikan media sosial untuk kampanye digital marketing mereka. Menurut beberapa survei yang telah dilakukan, platform media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah facebook, baik hanya berupa Facebook Page atau sudah menggunakan Facebook Ads yang merupakan iklan berbayar.

Ketika suatu perusahaan memutuskan untuk mendaftar Facebook Page, maka ada kemungkinan besar halaman tersebut dikunjungi dan dikomentari oleh pengunjung, walaupun mungkin jarang ada posting atau kampanye digital marketing lainnya di media sosial tersebut. Komentar-komentar yang muncul dapat berupa komentar positif, komentar netral, bahkan berupa komentar negatif.

 

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatasi komentar negatif dari media sosial :

1. Penerimaan pesan.
Baca pesan dengan seksama, cari tahu inti permasalahan dan solusi apa kira-kira yang dapat diberikan untuk komentar tersebut.

2. Dokumentasi
Adalah sesuatu yang bagus jika komentar negatif tersebut disimpan, sehingga dokumentasi tersebut dapat digunakan untuk evaluasi internal, bahan untuk marketing meeting, contoh studi kasus untuk pelatihan.

3. Jangan dihapus
Tetap jaga transparansi dengan pengunjung media sosial. Menghapus pesan daripada mengatasi masalah yang ada dapat memberi kesan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan. Poin ini tidak berlaku untuk komentar yang berupa iklan titipan atau yang tidak sesuai dengan peraturan / budaya perusahaan.

4. Jangan menunda
Jangka waktu adalah kuncinya. Sebagian besar pengguna media sosial mengharapkan respons dalam 1 hingga 3 jam. Oleh karena itu tidak bijak membuat banyak akun media sosial jika tenaga digital marketing di perusahaan tersebut terbatas. Jika diperlukan, jalin kerjasama dengan departemen yang berhubungan untuk memberikan jawaban yang memuaskan untuk komentar tersebut.

5. Tetap tenang
Buatlah kerangka respons untuk komentar negatif yang bersifat umum atau sering muncul. Ingat dasar-dasar pelayanan pelanggan. Respons yang diberikan tidak hanya dilihat oleh pengunjung yang memberikan komentar negatif tersebut, tetapi juga akan dilihat oleh semua pengunjung media sosial.

6. Respons
Kirim respons anda. Dan Jika memungkinkan, sertai dengan permintaan maaf dan solusi. Pastikan respons yang diberikan diterima dengan baik dan tanpa mengakibatkan salah paham di kemudian hari. Semoga dengan komentar negatif yang masuk dapat berbalik menjadi pencitraan yang lebih baik untuk perusahaan, karena respons yang sangat baik di media sosial.

 
Untuk diskusi atau informasi lebih lanjut, silahkan email kami di seminar@erudite-indonesia.com

Tags :

Copyright © 2017 Erudite Indonesia. All rights reserved.